Friday, June 10, 2011

Sepucuk Surat Untuk Sahabat

Senyumu adalah kebahagianku
Tawamu adalah kegembiraanku
Tangismu adalah kegelisahanku

Suatu ungkapan kepada seseorang yang penuh arti dalam hidup kita, yang memilki keistimewaan, yang selalu memberikan semangat dalam hidup ini.Penuh keceriaan yang tak akan mudah pudar dan tak akan terlupakan sampi nanti.
Diamnya adalah simbol kewibawaan, senyumnya menggambarkan ketulusan hatinya, tutur katanya bagaikan mutiara yang tersimpan dengan baik. Ukhuwah yang selalu terjaga tak akan ada yang bisa memisahkan kita. Canda, tawa, senang dan duka kita lalui bersama. “jika salah satu bagian tubuh terasa sakit maka seluruh bagian tubuh akan merasakan sakit pula” sabda Rasulullah menggambarkan kecintaan/kasih sayang/kepedulian kita terhadap sesama.
Berjuang bersama untuk meraih satu tujuan, memiliki satu pandangan kedepan untuk mencapai titik klimaks menggapai kemuliaan. Jarak tak bisa memisahkan ukhuwah kita, doa sebagai  kata  yang indah yang memilki kekuatan untuk menguatkan hati kita.
Membangun kepercayaan yang tak mudah, mengemban amanah yang tak ringan.
Ayolah sahabat!!!...kita hadapi bersama, kita jalani bersama, kita emban bersama amanat yang begitu berat yaitu menjadi khalifah dibumi Allah ini. Dengan bersatu semakin kokohlah kekuatan dan iman kita.
Perpecahan membuat kita kita berpisah dan lengah terhadap tugas kita, dengarlah sahabat!!...kita saling membutuhkan satu sama lain, marilah saling berta’wun(tolong – menolong), kokohkan bangunan yang sempat runtuh, kita bangun lagi untuk mendapatkan kejayaan seperti yang telah lalu. Aku butuh nasehatmu wahai sahabat, aku begitu membutuhkan mu!!! Saat air mata ini menetes merindukan nasihatmu yang begitu berharga untuk ku,maka luruskan lah aku dengan sikap lemah lembutmu dikala ku salah. Aku hanya manusia biasa yang berlumuran dosa yang diliputi kehinaan diri yang membutuhkan sahabat sejati untuk bersama – sama memperbaiki diri, memperbaiki kesalahan – kesalahan kami.

Wahai Sahabat....
Ku merindukan nasehatmu….
Ku merindukan kebersamaan, kebersamaan yang penuh harap, penuh harap untuk mendapatkan ridho- Nya.
Wahai Sahabat....
Maafkanlah perkataanku yang pernah menyakiti hatimu..
Yang pernah menyinggung perasaanmu..
Jikalau ku pergi dan tak akan pernah kembali maka maafkan lah aku karena semua itu sangat berarti bagiku.dan selimuti aku dengan doa – doa disetiap hari mu.
Wahai sahabat....
Jika sedihmu karena ku
Jika kau kecewa karena ku
Jika kau tak lagi mempercayaiku
Jika kita tak lagi saling berbagi
Aku minta kepadamu, kita bangun lagi dari awal kepercayaan yang sempat pudar.
Aku ingin mengganti sedihmu dengan senyum.
Aku ingin mengganti kecewamu dengan kebahagiaan.
Sisakan waktumu sejenak untuk ku agar kita bisa saling berbagi.
Wahai Sahabat....
Jika ku berbuat salah, jangan lah kau menjauhi ku dan membenciku
Nasehati aku wahai sahabatku tentu kita tak ingin menjadi orang yang merugi. Seperti yang telah Allah firmankan :”sungguh manusia dalam kerugian kecuali orang yang beriman yang melaksanakan sholat dan saling nasehat – menasehati dalam kebenaran dan saling nasehat – menasehati dalam kesabaran”
Wahai Sahabat....
Ana ukhibukum fillah.

Ya Allah …
Kokohkan lah ukhuwah kami.
Ridhoilah pertemuan kami.
Tuntunlah hidup kami agar selalu pada jalan yang diridhoi- Mu
Ampuni kami dari kesalahan dan dosa – dosa kami.
Ya Allah…
Kami sadari bahwa kami hanya manusia biasa yang lemah dan tak lepas dari kesalahan dan dosa, namun kami berharap ampunan Mu dan berikan kami kemudahan untuk memperbaiki diri serta kuatkanlah hati kami untuk tetap istiqomah dijalan Mu sampai akhir hayat nanti.
Ya Allah…
Kumpulkan kami bersama orang – orang sholeh yang mendapat rahmat dan kemuliaan disisi Mu…Amiin Ya Robb.

@_aby

Reactions:

0 comments:

Post a Comment